KTNA JOMBANG
- Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan yang biasa disebut KTNA merupakan
organisasi independen berorientasi pada kegiatan sosial di sektor pertanian
yang berbudayakan agribisnis, berbasis di perdesaan dan wawasan lingkungan.
Organisasi profesi Petani ini telah lama berdiri dan menjadi mitra kerja dari
Pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan pertanian. Dalam
meningkatkan konsolidasi dan koordinasi seluruh anggota KTNA, digelarlah Pekan
Daerah (PEDA) yang merupakan event ditingkat Provinsi yang biasanya
dilaksanakan 4 tahun sekali menjelang PENAS.
PEDA KTNA tahun 2013 Jawa Timur yang dalam hal ini dipusatkan di Kabupaten Jombang membawa warna baru dari kegiatan PEDA tahun-tahun sebelumnya, dimana event ini tidak lagi tersentral pada satu titik kegiatan, tetapi terpecah pada 13 klaster yang memiliki spesifikasi beragam. Dengan demikian, diharapkan seluruh petani peserta bisa saling belajar, tukar pengalaman sekaligus membangun jejaring usaha yang saling memperkuat.
Dasar pelaksanaan event ini adalah
hasil rembug madya Kelompok KTNA Nasional pada tanggal 27-29 Maret 2012 di
Yogyakarta dan surat dari Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur
Nomor 520/20852/023/2013 pada tanggal 8 Nopember 2012 dengan tujuan untuk
mewujudkan tercapainya 3 sukses antara lain, sukses alih pengetahuan, teknologi
dan Informasi, Sukses pembangunan kelembagaan dan jejaring agribisnis dan
sukses menumbuhkan ekonomi kerakyatan berbasis pertanian.
Tema yang diangkat dalam PEDA 2013 ini adalah Mewujudkan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan yang professional dan mandiri melalui penguasaan teknologi, pemantapan kemitraan dan penguatan jejaring agribisnis. Kesiapan PEDA kali ini juga diapresiasi oleh Pak Hadi Prasetyo selaku Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jatim disela-sela kegiatan koordinasi pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) KTNA di Dsn Serning Desa Banjaragung Kecamatan Bareng Jombang. Beliau juga menyempatkan diri untuk meninjau kegiatan agribisnis Sapi Potong yang dilaksanakan secara terpadu. Terdapat hamparan sawah, kandang dan kolam yang semua berfungsi saling memperkuat berjalannya usaha hingga tergambarkan konsep pertanian terpadu yang nyata.
Hal lain yang menarik perhatian Beliau adalah kesiapan PEDA di Kab. Jombang telah ditunjang dengan teknologi informasi yang memadai dalam kesatuan system informasi management. Selain setiap klaster akan menampilkan kegiatan agribisnis masing-masing dan siap memfasilitasi diskusi antara seluruh peserta PEDA bahkan dengan system managemen online bisa dipantau dan terjalin diskusi seluruh petani dimanapun mereka berada.
Bpk. Sumrambah yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim yang juga Ketua Kelompok KTNA Kabupaten Jombang menambahkan, keberhasilan PEDA ini hanya bisa ditunjukkan ketika jejaring usaha antar petani bisa terjalin dengan lebih baik
Tema yang diangkat dalam PEDA 2013 ini adalah Mewujudkan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan yang professional dan mandiri melalui penguasaan teknologi, pemantapan kemitraan dan penguatan jejaring agribisnis. Kesiapan PEDA kali ini juga diapresiasi oleh Pak Hadi Prasetyo selaku Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jatim disela-sela kegiatan koordinasi pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) KTNA di Dsn Serning Desa Banjaragung Kecamatan Bareng Jombang. Beliau juga menyempatkan diri untuk meninjau kegiatan agribisnis Sapi Potong yang dilaksanakan secara terpadu. Terdapat hamparan sawah, kandang dan kolam yang semua berfungsi saling memperkuat berjalannya usaha hingga tergambarkan konsep pertanian terpadu yang nyata.
Hal lain yang menarik perhatian Beliau adalah kesiapan PEDA di Kab. Jombang telah ditunjang dengan teknologi informasi yang memadai dalam kesatuan system informasi management. Selain setiap klaster akan menampilkan kegiatan agribisnis masing-masing dan siap memfasilitasi diskusi antara seluruh peserta PEDA bahkan dengan system managemen online bisa dipantau dan terjalin diskusi seluruh petani dimanapun mereka berada.
Bpk. Sumrambah yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim yang juga Ketua Kelompok KTNA Kabupaten Jombang menambahkan, keberhasilan PEDA ini hanya bisa ditunjukkan ketika jejaring usaha antar petani bisa terjalin dengan lebih baik
Sumber : http//:pertanian.jombangkab.go.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar