Jumat, 16 November 2012

BANGUN KEBERDAYAAN POKTAN - GAPOKTAN

Ktna Jombang - Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (Kelompok KTNA) adalah organisasi yang independen berorientasi pada kegiatan sosial ekonomi sektor pertanian yang berbudayakan agribisnis, berbasis di perdesaan dan berwawasan lingkungan.

Sebagaimana tercantum pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi KTNA memiliki tujuan antara lain  :
1. Mengembangkan profesionalisme petani nelayan
2. Membangun rasa tanggung jawab, kesetiakawanan dan 
    keadilan sosial
3. Menumbuh-kembangkan dan melestarikan nilai-nilai perjuangan KTNA dalam 
    mengentaskan kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.
4. Membangun watak petani nelayan yang beretos kerja tinggi, berdisiplin, produktif, 
    berkualitas, hemat dan mandiri, serta berperilaku mulia dalam kehidupan.

Apa yang menjadi tujuan dibentuknya KTNA diatas tentu sejalan dengan potensi Jombang sebagai daerah pertanian baik pangan, horti, ternak perikanan, perkebunan dan industri olahan hasil pertanian. Untuk kemajuan sektor-sektor itulah organisasi KTNA kabupaten Jombang dibentuk.

Dalam berbagai kesempatan, Sumrambah ketua KTNA Jombang menyampaikan lima hal pokok yang akan dilakukan KTNA Kabupaten Jombang antara lain, Pertama menghidupkan kembali kepercayaan diri para petani, Kedua membangun kebersamaan dengan Kontak Tani di tingkat Kecamatan, Desa sampai Dusun bersama Poktan dan Gapoktan, Ketiga memperkuat kelembagaan kelompok tani dan membangun jaringan dengan organisasi lain seperti HKTI, IPPHTI, Dewan Tani, Dinas, APTR, KPTR, KUD, Keempat meningkatkan akses informasi untuk petani dan kelompok tani, Kelima menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai dasar membuat gerakan.

Melalui lima hal inilah mengajak seluruh jajaran pengurus KTNA baik di tingkat Kabupaten maupun di tingkat Kecamatan untuk selalu berada di tengah-tengah petani. Dalam rangka membangun kelembagaan KTNA sampai bawah, Sumrambah telah membentuk dan melantik pengurus KTNA di tingkat Kecamatan. Sampai saat ini telah dikukuhkan 21 kepengurusan KTNA di tingkat Kecamatan.

Untuk memberi semangat dan motifasi bagi pengurus KTNA Kecamatan dan para petani Sumrambah selalu menyempatkan diri hadir pada acara dan kegiatan seperti wiwit, keleman atau dalam kesempatan pertemuan Poktan-Gapoktan. Melalui pertemuan-pertemuan seperti itu berbagai keluhan, maslah dan kebutuhan petani dicarikan solusi dan jalan keluarnya.

Selain itu, Sumrambah juga berusaha membangun kontak dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi kemitraan para petan. Salah satu yang kini sedang berkembang adalah kemitraan antara Gapoktan dengan Bulog yang difasilitasi oleh KTNA Kabupaten Jombang. Kemitraan, jaringan pemasaran pertanian adalah sesuatu yang sering dikatakan namun tidak banyak yang bisa melakukan. Dengan kerja keras dan tidak henti-hentinya melakukan koordinasi, konsolodasi akhirnya telah terealisasi kemitraan antara Gapoktan dengan Bulog.

Tidak hanya memfasilitasi dalam hal pemasaran produk gabah beras milik petani, KTNA juga memediasi terjadinya kemitraan budidaya (on farm). Kini telah disepakati kemitraan 1000 hektar fasilitasi usahatani (on farm) antara Gapoktan dengan Bulog.

Sebagaimana disampaikan Sumrambah di awal-awal pembentukan KTNA, kini kepercayaan diri para petani semaki tumbuh. Para petani, pengurus Poktan - Gapoktan tidak lagi minder melakukan kontak dan bekerjasama dengan berbagai pihak. Kini mereka semakin akrab dengan Bank, Bulog dan mitra-mitra yang lain.

Upaya untuk meningkatkan nilai tawar dan nilai tukar petani juga telah menemukan jalan yang lebih kongkrit. Bukan sekedar program dan janji-janji, tapi sebuah bukti nyata yang di tunjukan oleh KTNA Kabupaten Jombang untuk membangun keberdayaan Gapoktan dan kegiatan ekonomi nyata di pedesaan. Berjuang terus KTNA untuk kejayaan petani Jombang. 
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar